Selasa, 13 Agustus 2013

[Book Review] Dongeng Patah Hati by Aveline Agrippina Tando, dkk






Judul: Dongeng Patah Hati
Pengarang: Aveline Agrippina Tando, Callia, Robin Wijaya, Kokinos Te, Rafandha, Stephanie Zen, Dadan Erlangga, Lutfia K., Mahir Pradana, Shelly Fw, Ina Inong, Sanie B. Kuncoro, Dodi Prananda, Nye
Penerbit: GagasMedia
Tahun Terbit: 2013
Tebal: 276 halaman

“Dan seperti inilah definisiku terhadap cinta: selalu manis di awal, dan selalu pahit di akhir.”

Merupakan buku keroyokan yang terdiri dari cerpen-cerpen dari pemenang “Proyek 14” bersama 4 penulis dari GagasMedia. Mari kita ulas sedikit cerpen-cerpen bertema patah hati ini satu per satu.

Episode 30: Labirin Patah Hati by Aveline Agrippina Tando
Surat untuk "G yang manis" yang bercerita tentang pengalaman patah hati sang penulis surat.

Love Doesn’t Have to Hurt by Callia
Kisah cinta segitiga yang rumit. Ceritanya tidak terlalu klise walaupun salah satunya terjebak di friend zone.

Hujan Tanpa Pelangi by Robin Wijaya
Awalnya saya mengira cerpen ini tentang cinta sesama jenis. Tapi ternyata kisahnya lebih rumit dari itu. Seperti biasa, khas tulisan Robin Wijaya, bahasanya mendayu-dayu *yawn*.

Kamu, di Balik Hujan yang Menirai by Kokinos Te
Kisah patah hati berlatar belakang “obat”. Eh iya, by the way judulnya memang “menirai” kah? Soalnya baru kali ini saya mendengar kata “menirai”, kalau “merinai” saya pernah dengar.

Unsent Letter by Rafandha
Surat yang tak terkirim untuk sang mantan. Temanya: LDR.

It’s Not You, It’s Me by Stephanie Zen
Tentang cinta bertepuk sebelah tangan seorang casting director. Ceritanya cukup renyah dan mudah dicerna di antara cerita-cerita sebelumnya.

Jelaga by Dadan Erlangga
Lagi-lagi cinta bertepuk sebelah tangan. Kali ini dengan twist yang (sayang sekali) mudah ditebak.

Patah Hati Terindah by Lutfia K.
Cerita patah hati yang (seperti judulnya) indah (kata karakter utamanya sik *mana ada patah hati yang indah -____-*).

Ulang Tahun Ke-17 by Mahir Pradana
Settingnya di Jenewa, Swiss. Seorang pria yang tiba-tiba bertemu dengan gadis yang mengingatkannya akan kenangan masa lalu. Cerita mulai seru ketika sang gadis meminta pria itu untuk bernyanyi di acara ulang tahun ke-17-nya.

Keberuntungan Kedua by Shelly Fw
Oh, endingnya "jleb".

To Make You Feel My Love by Ina Inong
Cerpen yang satu ini bercerita tentang cinta terpendam yang telah lama tak pernah terungkap. Dan akhirnya menyebabkan perselingkuhan.

Bunga Pengantin by Sanie B. Kuncoro
Kisah yang diawali dan disebabkan oleh bunga pengantin. Suka dengan keputusan yang diambil tokoh utama.

Yogyakarta, Suatu Cerita by Dodi Prananda
Lagi-lagi LDR, kali ini LDR-nya "berhasil" tapi....

A Whole New World (But Not) With You by Nye
Yang ini sedikit beda, cerita tentang malam hari sebelum pasangan di cerita ini akan menjalani LDR.

“Aku memang kalah. Kalah pada rasa takut untuk mencintaimu.”

Saya memang kurang cocok membaca buku atau cerita dengan narasi yang mendayu-dayu dan kalimat yang berbunga-bunga, jadi karena kebanyakan cerpen di buku ini punya faktor itu, cerpen-cerpennya jadi kurang berkesan.

Dari ke-14 cerpen, yang paling berkesan buat saya hanya cerpen dari Mahir Pradana, Stephanie Zen dan Sanie B. Kuncoro. Sisanya, banyak yang saya suka ketika membacanya tapi mudah sekali dilupakan begitu saja.

“Words mean nothing, unless the person who said it… is your everything, am I right?”

“Aku akan menangkap kupu-kupu ungu untukmu. Seperti aku menghadiahimu setoples hujan.”

RATING 2.5/5

p.s.: sisi baik dari buku ini adalah... covernya masih keren :D saya suka model tulisan judulnya yang seolah-olah luntur karena tetesan air mata.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar