Kamis, 02 April 2015

[Book Review] Koala Kumal by Raditya Dika






Judul: Koala Kumal
Pengarang: Raditya Dika
Penerbit: GagasMedia
Tahun Terbit: 2015 (Cetakan ketiga)
Tebal: 250 halaman

“Perlu berapa kali diselingkuhi agar kita kuat menghadapi patah hati?”

Raditya Dika kembali lagi dengan karya terbarunya! Buku yang berjudul Koala Kumal ini punya satu benang merah yang menghubungkan cerita satu dengan cerita lainnya: patah hati.

Bukan hanya patah hati pada mantan pacar, tapi juga patah hati terhadap persahabatan, patah hati pada orang yang bahkan tidak dikenal dan juga tentang tanpa sadar membuat orang patah hati. Tidak cuma bicara patah hati, beberapa bagian juga membeberkan di balik pembuatan film Cinta Brontosaurus dan penciptaan karakter Miko dari serial Malam Minggu Miko.

Tepatnya ada 12 cerita dengan judul berbeda yang terdapat di dalam buku ini. Untuk review kali ini saya akan membahas beberapa cerita yang menjadi favorit saya.

Panduan Cowok dalam Menghadapi Penolakan
Di bab ini bang Radit memberikan tips buat cowok ketika sedang menghadapi situasi rumit; ditolak cewek dengan berbagai alasan. Ya tentu saja sudah bisa ditebak kalau tips yang diberikan ngawur :D
Perempuan Tanpa Nama
Pernahkah kamu bertemu dengan seseorang asing yang membuatmu tertarik, dia membekas di ingatanmu tapi dia tetaplah hanya orang asing yang pernah kamu lihat satu kali? Nah di bagian ini bang Radit menceritakan tentang tiga perempuan tanpa nama yang pernah bertemu dengannya. Orang asing yang membuatnya secara tidak langsung merasa patah hati.
Patah Hati Terhebat
Bab yang lebih kelam dan serius dibanding yang lain. Saya suka dengan cerita si sahabat bang Radit tentang patah hati terhebat yang dialaminya lebih hebat daripada kematian Dumbledore. Bagian paling bikin depresi dibanding yang lain.
Aku Ketemu Orang Lain
Ada yang udah baca Kambing Jantan? Mungkin ada yang penasaran dengan bagaimana detail kelanjutan hubungan bang Radit dengan “Kebo”. Nah di bab ini kalian akan mengetahui semuanya, walaupun judulnya aja udah spoiler sik x))
Koala Kumal
Bagian yang ini paling random sebenarnya. Intinya bang Radit berusaha untuk menjelaskan alasan kenapa dia memilih judul Koala Kumal sebagai judul buku ini. Koala Kumal sendiri berasal dari sebuah foto yang dilihat bang Radit di situs Huffington Post. Jadi ceritanya si Koala ini yang tinggal di New South Wales, Australia bermigrasi dari hutan tempat tinggalnya. Ketika si Koala kembali, hutannya sudah rusak oleh penebang liar, ia kebingungan melihat tempat  tinggalnya sudah tidak seperti dulu lagi. Semua yang dilihatnya sudah berubah.

Secara garis besar bukunya masih cukup menghibur. Tapi ... Sebagai seorang yang bisa dikatakan penggemarnya bang Radit, saya kecewa dengan buku ini. Entahlah apakah selera humor saya yang berubah, atau gaya bercerita bang Radit yang berubah. Atau juga keduanya. Intinya, jokes di buku ini kurang menggelitik, cenderung garing.

Tapi tetap saja saya masih akan membaca karya bang Radit selanjutnya. Dua setengah bintang untuk ceritanya, tambahan setengah bintang untuk bonus pin dan bookmark-nya yang lucu :D

“Nyokap lalu bertanya, ‘Dik kamu tahu gak istilah Mama untuk orang yang sudah pernah merasakan patah hati?’
‘Apa, Ma?’
Nyokap menatap mata gue, lalu bilang, ‘Dewasa’.”

RATING 3/5

1 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus