Judul: You
Are My Moon
Pengarang: Rompaeng
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun Terbit: September 2016
Tebal: 296 halaman
“Darika masih ragu-ragu. Ia mengenal dirinya sendiri dengan baik. Ia
memang kuat, tapi pemuda di hadapannya ini bisa menjadi kelemahannya—yah,
pemuda itu dan uang.”
Darika adalah gadis pekerja keras cucu
pengurus kuil yang sehari-hari mendapatkan penghasilan dari mengurus jenazah
yang akan dimakamkan. Meski begitu Darika sama sekali tak malu dengan keadaan
keluarganya, dia amat menyayangi ibu dan kakeknya yang selama ini
membesarkannya.
Darika orangnya ceplas-ceplos, dia
sama sekali tidak takut untuk mengatakan apa yang ada di pikirannya. Darika
juga tak percaya pada cinta, dia bisa dibilang tidak suka dengan yang namanya
lelaki karena ayahnya meninggalkan ibunya saat dia mengandung Darika. Tapi,
tawaran bekerja sebagai sekretaris merangkap bodyguard seorang keturunan bangsawan yang tampan dan sempurna
membuat hatinya perlahan goyah.
Juntharakan adalah keturunan
bangsawan kaya raya yang baru pulang dari Amerika. Dia mempekerjakan Darika
sebagai bodyguard-nya untuk
melindungi dirinya dari Pitchaya, istri sepupunya yang genit dan selalu
bernafsu setiap bertemu dengannya.
Melihat Darika yang berbeda dari wanita-wanita
di sekelilingnya yang selalu sibuk mencari perhatiannya, Juntharakan mulai
sedikit demi sedikit penasaran dengan gadis itu. Sosok Darika sedikit banyak
mengingatkan Juntharakan pada ibunya sendiri. Semakin lama mengenal gadis itu, Juntharakan
semakin merasakan ketertarikan padanya namun dari yang dia amati Darika sama
sekali tak berminat padanya, dia malah terlihat dekat dengan teman sesama
sekretarisnya, Viwat. Darika memang bukan gadis bisa, tapi benarkah dia tak
tertarik pada Juntharakan yang sempurna?
“Itu adalah ciuman pertama paling menyedihkan dalam sejarah umat manusia,
sebab salah satu pelaku ciuman bahkan tidak mengingatnya.”
You Are My Moon merupakan Thai-Story
pertama yang diterbitkan oleh Penerbit Haru. Ketika menerima tawaran untuk me-review buku ini, saya sudah mengira
kalau buku ini adalah jenis buku dengan cerita manis, khas film rom-com Thailand lah. Tak hanya itu,
tokoh-tokoh di dalamnya juga punya karakter yang unik-unik. Dan buku ini
sendiri sudah diadaptasi menjadi lakorn (drama Thailand) dengan judul asli Dao
Kian Dueng.
Kesulitan pertama membaca buku ini adalah
nama-nama tokohnya yang agak sulit dilafalkan dan diingat. Untunglah untuk
istilah-istilah asing seperti nama makanan, gelar kebangsawanan terdapat footnote yang berisi penjelasan tentang
istilah tersebut.
Konfliknya bisa dibilang tidak ada yang
terlalu serius, kecuali kemunculan Pitchaya yang selalu mengundang petaka
(sekaligus tawa). Yang menjadi masalah utamanya adalah tarik ulur hati (#tsaaah)
dan kucing-kucingan antara Dao dan
Juntharakan.
Satu yang bikin saya kurang puas
adalah untuk ukuran orang yang tidak percaya cinta, menurut saya proses
goyahnya hati Darika dan sampai timbul rasa suka pada Juntharakan terlalu cepat.
Namun hal tersebut berhasil ditutupi oleh endignnya yang memuaskan (terutama
adegan klimaks yang drama itu x))).
Dari wawancara saya bersama tim
redaksi Haru di artikel yang saya post
sebelumnya, ternyata buku ini merupakan buku kedua. Buku pertamanya bercerita
tentang orangtua Juntharakan, dan rencananya buku ini juga akan diterbitkan
oleh Penerbit Haru. Saya jadi penasaran karena tokoh Praguydao, ibu Juntharakan
adalah tokoh favorit saya di dalam buku ini. Kedengarannya menyenangkan bisa
“bertemu” versi muda dari Praguydao dan
kedua sahabatnya yang tak kalah kocak, Miling dan Jitsupag.
“Kalau cinta sudah mati, letakkan saja di dalam peti mati. Jangan sakiti
dirimu lebih dari itu. Waktu akan membuatmu merasa lebih baik.”
Saatnya untuk giveaway! Siap untuk mendapatkan buku gratis? Sebelum ikutan, baca
dulu syarat dan peraturan giveaway-nya
di bawah ini.
- Peserta berdomisili di Indonesia atau punya alamat kirim di Indonesia
- Follow akun twitter @penerbitharu dan @ariansyahABO
- Share postingan ini di twitter kamu, formatnya terserah yang penting mention saya, @ariansyahABO dan @penerbitharu dengan hashtag #YAMMGiveaway
- Jawab pertanyaan ini di kolom komentar:
“Sebutkan satu
saja buku terbitan Penerbit Haru yang diterbitkan berdasarkan rekomendasi dari
pembaca!” Gampang kan pertanyaannya? Jawabannya ada di
salah satu postingan blog ini pokoknya ;))
- Jangan lupa sertakan nama, akun twitter dan link share ketika menjawab.
- Giveaway ini berakhir pada hari Minggu 16 Oktober 2016. Pemenang akan diumumkan secepatnya setelah giveaway-nya ditutup.
- Akan ada satu pemenang yang mendapatkan novel manis You Are My Moon.
***
Saatnya pengumuman pemenang. Siapakah
yang beruntung mendapatkan satu eksemplar You Are My Moon persembahan Penerbit
Haru?
Selamat kepada:
Salimah Isnaini Azzahroh (@salimah_IA)
Tak lupa saya ucapkan terima kasih
untuk Penerbit Haru juga kepada peserta lain yang udah ikutan. Jangan khawatir, saya masih punya jatah satu buku terbitan Penerbit Spring yang lagi
ngehits: The Girl on Paper yang juga akan dibagikan di blog ini. Pantengin terus
ABOokaddict ya! ^^



